4 Tips Memberi Hadiah Lebaran untuk Orang Tercinta



Lebaran merupakan momen yang paling ditunggu oleh seluruh umat Islam di penjuru dunia. Berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga besar menjadi kegiatan rutin yang menjadi kenikmatan lebaran. Pada perayaan Idul Fitri, hadiah merupakan suatu hal yang umum diberikan sebagai bentuk perhatian dan penghargaan tersendiri. Hadiah bisa berupa baju koko, peci, sajadah, mukena, gamis, kue kering, sembako, dan lain-lain.

Orang yang sudah bekerja bisa memberikan hadiah pada orangtua, keponakan atau sanak saudara di mana saja. Buat Anda yang belum memiliki ide parcel lebaran, sebaiknya simak tips bermanfaat berikut!

1. Membuat daftar penerima
Bisa saja THR atau budget yang Anda miliki ludes karena membeli berbagai barang yang hendak dijadikan hadiah atau parcel tanpa perkiraan. Sebaiknya Anda membuat daftar pertimbangan matang tentang siapa saja yang akan mendapatkan hadiah istimewa ini.
Berbeda dengan rekan bisnis yang acap menerima hadiah berupa parcel yang dibungkus secantik mungkin, Anda bisa memberikan hadiah sesuai kebutuhan orang-orang terdekat. Misalnya ayah Anda butuh baju koko baru, kenapa tidak memberikan pakaian tersebut?

2. Menyesuaikan dengan kantong
Sebaiknya Anda membuat budget khusus tentang hadiah yang hendak diberikan kepada orang tersayang. Jangan lupa untuk memiliki anggaran khusus terkait pemberian angpao atau uang tunai. Memiliki anggaran bisa membantu Anda dalam menekan pengeluaran yang terlalu besar. Jangan sampai Anda kelabakan setelah momen hari raya berakhir dengan kondisi kantong yang kering.
Memberikan hadiah memang bisa meningkatkan rasa kebersamaan dan kedekatan sesama keluarga. Namun, Anda tidak boleh membeli barang yang diluar kemampuan finansial. Selalu sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan saja agar Anda tetap bisa memiliki rencana finansial bagus setelah hari lebaran.

3. Mencatat jumlah penerima
Jika poin kesatu meminta Anda untuk berpikir tentang orang yang menerima, maka mulai tulis berapa orang yang akan menerima hadiah tersebut. Menuliskan nama-nama penerima bisa membantu Anda meminimalisir risiko lupa tidak mencatat saudara jauh. Jangan sampai hadiah peci atau sajadah yang Anda siapkan sudah habis padahal ada saudara yang belum menerima. Anda bisa saja dicap sebagai orang yang pilih kasih, bukan?

4. Menghemat anggaran pembelian hadiah
Tips membeli hadiah lebaran yang baik adalah Anda wajib melakukan penghematan. Kalau bisa menghemat anggaran saat membeli hadiah lebaran, kenapa tidak? Misalnya Anda bisa membeli hadiah berupa baju dalam jumlah grosir agar bisa mendapatkan diskon atau potongan harga fantastis.
Kalau Anda memang ingin memberikan hadiah berupa makanan atau kue, kenapa tidak mencoba untuk buat sendiri? Membuat kue kering sendiri bisa menghemat anggaran pembelian hadiah atau parcel lebih banyak.

Hal berlaku untuk pemberian uang tunai pada keponakan tercinta. Jika Anda selalu menukarkan uang pada jasa penukaran uang pecahan dadakan dengan biaya tambahan, kenapa tidak mengumpulkan minimal 1-2 bulan sebelumnya? Selain bisa menghemat biaya, Anda bisa meminimalisir risiko THR tidak turun tepat waktu. Segala sesuatu bisa terjadi, bukan?

Beberapa tips membeli hadiah atau parcel lebaran untuk orang-orang tercinta bisa Anda coba sendiri. Jadikan momen lebaran sebagai hari spesial bersama dengan keluarga dan sanak saudara. Tak hanya lebaran saja, memberikan hadiah di bulan Ramadhan lebih diutamakan. Anda bisa memberikan hadiah berupa perlengkapan ibadah sebagai salah satu ladang pahala besar. Anda bisa mulai berburu hadiah lebaran seperti baju koko, peci, sajadah, sembako, dan lain-lain pada momen Ramadhan yang penuh berkah.

Yuk, penuhi semua kebutuhan Ramadan di Tokopedia. Serta nikmati berbagai promo Ramadhan, hadiah dan penawaran menarik lainnya mulai 1 April-13 Mei 2020. Jangan lupa top up Ovo untuk transaksi belanja online lebih praktis!

Latest
Previous
Next Post »